Ingin USG Transvaginal tapi Tabu dengan Dokter Kandungan Laki-laki ? — SipemimpiCantik

Berbagi pengalaman mencari dokter kandungan perempuan

via Tabu dengan Dokter Kandungan Laki-laki ? — SipemimpiCantik

Advertisements

Berprasangka buruk membuat kita terlihat bodoh!

Berprasangka buruk membuat kita terlihat bodoh!
prasangka buruk
copas dari : mostlikedtags.com

 

Kejadian Aneh di kantor saya hari ini :

Pada saat makan siang hampir semua staff keluar utk makan siang, yang tinggal di kantor hanya saya dan 2 orang lainnya.

selesai makan, kita ngobrol2 santai di pantry. setelah beberapa menit ngobrol beberapa staf lainnya terlihat kembali ke kantor. kemudian saya bergegas pergi hendak melaksanakan sholat zuhur. karna sebelumya saya sudah berwudu’ jadi saya langsung saja pergi ke tempat sholat.

tiba2 seorang staf sebut saja namanya bunga masuk dan langsung mengomel dan memaki maki tidak jelas.

saya tidak tahu omelan dan makian itu ditujukan kepada siapa, tetapi saya merasa sangat tidak nyaman sekali.

saya melanjutkan sholat dan si bunga terus mengeluarkan argumen2 sbb :

 

bunga : “pe**k kalian semua beraninya ngomongin orang dibelakang. kalo berani ngomong langsung! hati-hati disini banyak mata-mata! munafik! dan seterusnya”

(kalau disebutkan 1 persatu ntar tulisan ini berubah tema menjadi “hewan” dan “alat reproduksi manusia” hahaha

Nah lo,,, situ beraninya nyindir! gak berani ngomong dan menunjuk langsung! (tepok jidat sambil ketawa 😀 dalam hati)

Si bunga ini typical orang yang sangat mudah mengumbar makian (kata-kata kotor) bahkan ketika dia tidak sedang marah (sedang bercanda) jadi orang-orang di kantor sudah tidak heran lagi. Tetapi untuk saya yang tidak terbiasa mendengarkan hal seperti itu baik dilingkungan keluarga maupun teman2… saya sangat merasa risih. hal itu saya anggap sebagai hal yang menjijikkan.
Setelah selesai sholat, saya menarik nafas panjang dan terus istighfar. Mencoba tidak terpancing karna saya tidak mau terjadi keributan yang nantinya akan merugikan diri saya sendiri ( citra saya yang baik dan sopan akan menjadi rusak… hehehe)

saya heran… heraaaaan sekali. kok ada ya orang yang merasa diceritain orang lain tanpa ada alasan dan bukti. padahal kami bertiga hanya bercerita tentang masalah pemasangan AC di rumah, berapa daya listrik yang diperlukan agar mencukupi kebutuhan jika kita menambah AC di rumah. That’s it!
Saya menduga dia berfikir kami ngomongin dia karena kami langsung bubar ketika dia datang. padahal menyebut namanya pun tidak!

kami bubar melihat staf lain datang karena kedatangan meraka membuat kami tersadar bahwa waktu istirahat sudah hampir habis dan bergegas menyelesaikan urusan masing2 sebelum jam kerja dimulai kembali.

 

Ya Allah… terima kasih Engkau telah menganugerahkan kami hati yang lapang sehingga mampu mengabaikan permasalahan yang TIDAK PENTING!

 

Nampaknya wanita ini tidak memiliki pola fikir yang modern dan tidak memiliki wawasan yang luas sehingga membuatnya menjadi orang yang primitif. ingat ya pola fikir yang saya maksud bukan gaya hidup! karna terkadang seseoarang yang memiliki gaya hidup modern belum tentu memiliki pola fikir modern juga.

 

Note : tulisan ini saya buat tidak lantas menjadikan situasi ini menjadi PENTING! saya hanya ingin berbagi pengalaman yang TIDAK PETING ini. hahahahah

Meja kerjaku, 14-04-2016

Banyak Islam Keturunan yang tidak bisa menjawab pertanyaan ini

Tahukah anda hukum-hukum dasar dalam Islam?

palu3

Di Zaman yang serba modern ini, sudah semakin banyak orang-orang yang nengaku beragama Islam namum tidak mengerti peraturan-peraturan yang di atur dalam Islam. Hal ini terjadi karena seseorang memeluk agama Islam karena agama keturunan dari kedua orang tuanya yang juga tidak begitu mendalami dan memahami tentang agama yang dianutnya. Sehingga para orang tua ini tidak dapat mengajarkan tentang agamanya kepada keturunannya.

Setiap orang tua mengharapkan anak-anak mereka menjadi anak yang shaleh dan shaleha tanpa memberikan pengajaran dan contoh kepada anak-anak mereka. Kebanyakan orang tua merasa cukup dengan menyekolahkan anak-anak di sekolah Islam terpadu, maka secara otomatis anak-anak mereka akan menjadi seperti apa yang mereka harapkan.

Dalam tulisan ini penulis akan memberikan informasi tentang hukum-hukum dasar dalam islam dan beberapa contohnya.

HUKUM DALAM ISLAM

Hukum dalam Islam ada 5 yaitu ;

  1. Wajib, adalah perintah yang mesti dikerjakan. Jika perintah tersebut dikerjakan (dipatuhi), maka akan mendapatkan pahala bagi yang mengerjakannya. dan jika perintah tersebut tidak dikerjakan (tidak dipatuhi) makan ia akan bedosa. Beberapa contoh perintah yang wajib dikerjakan yaitu seperti mengerjakan shalat 5 waktu, berpusa di bulan suci ramadhan, mengeluarkan zakat dan lain-lain.
  2. Sunnat, adalah anjuran. Jika dikerjakan berpahala dan jika tidak dikerjakan (ditinggalkan) tidak berdosa. Beberapa contoh perintah yang sunnat dikerjakan yaitu seperti mengerjakan shalat-shalat sunnat, berpuasa sunnat senin kamis dan puasa sunnat lainnya. dan masih banyak lagi.
  3. Haram, adalah larangan keras. Merupakan hal-hal yang berdosa jika dikerjakan dan berpahala jika tidak dikerjakan (ditinggalkan). Beberapa contoh yang haram dikerjakan yaitu seperti melakukan perbuatan zina, menghilangkan nyawa orang lain (membunuh) dan lain sebagainya
  4. Makaruh, adalah larangan yang tidak keras. Sesuatu yang Jika dikerjakan tidak berdosa dan Jika ditinggalkan (tidak dikerjakan) maka mendapat pahala. Salah satu contoh perbuatan yang makruh yaitu memakan jengkol. 🙂
  5. Mubah, adalah boleh. Sesuatu yang boleh dikerjakan dan boleh pula ditinggalkan atau Jika dekerjakan atau ditinggalkan maka tidak berdosa dan tidak pula berpahala. Salah satu contoh perbuatan yang mubah adalah membunuh hewan yang membahayakan.

Itulah 5 hukum dasar dalam Islam yang harus kita ketahui sehingga kita dapat menjalani hidup dengan dasar-dasar hukum tersebut. Dan kelima dasar hukum tersebut masih memiliki banyak penjabaran-penjabarannya masing-masing yang belum penulis sebutkan. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kita semua. (Amin)

Banjir Ceria (20 menit yang menyenangkan)

Pagi ini hujan sangat deras. Hujan tak berhenti sejak tadi malam. Rasanya tidak ingin beranjak dari tempat tidur. Hal yang paling menyenangkan dilakukan ketika pagi dalam keadaan hujan adalah memeluk suami dan bersembunyi dibalik selimut. Eittt… jangan berfikiran negatif ya. tentunya melanjutkan tidur bukan yang lain 🙂 Tapi apalah daya, hari ini hari Senin pagi. Berarti aku harus bangun dan pergi ke kantor seperti biasanya… But I don’t hate monday :*

banjir

Dengan malas aku keluar kamar dan melakukan aktivitas pagi hari seperti biasanya. Sholat subuh, mencuci pakaian dan menyiapkan bekal untuk suami pergi bekerja. Untungnya aku tidak perlu memasak karna kakakku sudah menyiapkan makanan untuk sarapan dan bekal. I love her so much hehehe…

Setelah pekerjaan rumah dan melepas sang suami berangkat bekerja tanpa ciuman karna aku masih sedikit merajuk, aku pun mulai bersiap-siap untuk segera berangkat ke kantor. Aku mencium tangan dan pipi ibunda tercinta sembari berpamitan dan segera menggunakan mantel pink yang sudah tersedia di bagasi sepeda motor milik ku. Aku pun berangkat.

Setelah menempuh separuh perjalanan, aku menatap persimpangan yang sudah hampir dekat. aku harus menentukan jalan mana yang akan aku pilih sambil berfikir keamanan ku berkendara ketika hari sedang huja. Ya, ada 2 jalan altenatif yang bisa aku lewati untuk dapat sampai ke lokasi tempat aku bekerja. Alternatif pertama adalah memilih jalan lurus yang lebih dekat tetapi sangat beresiko dijalani pada saat hujan deras karna jalannya yang masih berupa tanah dan bebatuan yang sudah pasti menjadi lumpur ketika disiram air hujan yang deras.

Akhirnya aku memutuskan untuk berbelok ke kiri menuju jalan alternatif lainnya. Awalnya jalanan begitu lancar tanpa ada hambatan yang berarti. hanya ada beberapa jalanan yang tergenang air namum tidak begitu mengganggu. Tetapi ketika memasuki Kawasan Industri dimana lokasi kantor ku berada aku terkejut melihat jalanan yang berubah menjadi sungai. Aku berhenti sejenak  dan memperhatikan sekeliling dan aku melihat beberapa sepeda motor bisa lolos melewati banjir tersebut. Akhir nya ku putuskan untuk mengarungi banjir tersebut dengan sepeda motor ku. perlahan aku mengarungi genangan air yang semakin lama semakin tinggi hingga akhirnya mesin sepeda motor ku mati karna terendam air.

“Oh my god…” Spontan terikan itu keluar dari mulut ku. Aku hampir menangis. Air nya begitu deras sehingga aku harus bertahan agar tidak terseret arus.

Di ujung persimpangan aku melihat beberapa akan laki-laki berlari mendekati ku dan berteriak di tangah derasnya hujan “Tenang kak, jangan nangis, biar kami bantu dorong, naikkan saja kaki kakak”. Dengan sigap meraka mendorong motor ku sambil menginsrtuksikan aku mengarahkan sepeda motor melewati posisi tengah jalan. karna menurut mereka lebih aman melewati bagian tengah jalan disebabkan posisinya yang sedikit lebih tinggi.

Setelah melewati setengah dari jalanan yang banjirnya lumayan dalam hingga menenggelamkan hampir separuh body sepeda motor ku, kau mencoba menyalakan kembali mesin motor ku dan Alhamdulillay Hidup! “Yeeeyyy…” Tapi perjuangan belum selesai.

Aku melihat kearah depan, masih ada kira-kira 2 km lagi jalan yang harus ku lewati yang masih tergenang air. Aku tidak tahu berapa kedalaman air di depan kami. Dan aku khawatir mesin motor ku akan mati lagi. Jadi ku putuskan untuk mengajak mereka naik motor ku karna aku mungkin saja membutuhkan mereka untuk mendorong motor ku lagi apabila mesinnya mati. ” Dik, kantor kakak sudah dekat. di depan sana sudah tidak banjir lagi. kalian ikut ya ” ku bujuk mereka dengan senyuman terbaik ku. hehehe

Tanpa pikir panjang mereka pun menurutiku dan menaiki motorku. meraka duduk dibelakangku sambil tertawa. aku tidak tahu apa yang ada dalam fikiran mereka. Kami pun memulai petualangan seru mengarungi banjir di tengah hujan yang sudah mulai sedikit mereda.

Dalam perjalanan aku bertanya ” Kalian gak sekolah?” “kami masuk siang kak” jawab mereka. ” O.. nanti setelah ini kalian langsung pulang dan mandi agar kalian tidak demam ” pinta ku dengan penuh perhatian “Iya kak” Jawab mereka singkat. Tanpa sadar dari kiri dan kanan kami melintas beberapa mobil dan motor dengan laju yang kencang sehingga kami pun tersiram akibat cipratan air dari ban-ban mereka. seperti sengaja ingi ngerjain kami dan kami pun berteriak “Wow…hahahaha” kami tertawa senang. Rasanya seperti berada di bawah water fall basket yang biasa ada di kolam renang anak-anak. dan terus menerus terjadi hingga kami sampai ke jalan yang kering. Kami tidak berhenti tertawa hingga kami sampai ke kantor ku.

Aku meminta mereka untuk menunggu di luar kantor sebentar. Aku pun membuka mantel dan berlari masuk kedalam. Menyadari bahwa aku tidak punya uang pecahan di domptku aku pun bergegas meminjam uang pecahanRp. 10.000,- sebanyak 2 lembar kepada rekanku dan berniat memberikan uang itu kepada ke dua anak laki-laki yang menolong ku tadi dengan maksud agar mereka mudah membaginya.

Karna takut mereka lama menunggu aku pun bergegas berlari keluar menemui mereka yang masih setia menunggu. Kemudian aku memberikan mereka uang tersebut. Mereka pum mengambil uang yang ku berikan sambil berlari meninggalkan ku dan berteriak ” Terima Kasih ya kak ” “Iya. sama-sama” teriakku tanpa sempat bertanya siapa nama mereka dan hanya bisa tersenyum dan berucap dalam hati ” Terima kasih untuk 20 menit yang menyenangkan” 

Aku tidak tahu bagaimana caranya mereka pulang. Tapi yang jelas aku tahu bahwa mereka sedang menikmati masa kanak-kanak mereka yang menyenangkan. Bermain dengan hujan ketika anak-anak zaman sekarang hanya bermain dengan gadgetnya.

Meja Kerjaku, 30.11.2015